Paok Motong, 11 Agustus 2026 — Rangkaian pelaksanaan KKN Kolaboratif Rinjani Tahun 2026 di Desa Paok Motong, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, memasuki salah satu tahapan penting melalui kegiatan pemaparan hasil program kerja dan penayangan video profil desa. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan berbagai capaian selama masa pengabdian sekaligus memperlihatkan dokumentasi potensi dan kehidupan masyarakat Desa Paok Motong kepada pemerintah desa dan masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 11 Agustus 2026 tersebut dihadiri oleh Pemerintah Desa Paok Motong, perangkat desa, ketua RT dan RW, serta masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur masyarakat menjadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai agenda penyampaian hasil, tetapi juga sebagai bentuk pertanggungjawaban mahasiswa atas program yang telah dilaksanakan selama berada di desa.
Dalam pemaparan tersebut, mahasiswa KKN Kolaboratif Rinjani menyampaikan berbagai program kerja yang telah dilaksanakan selama masa pengabdian. Program-program tersebut dirancang berdasarkan kondisi, potensi, serta kebutuhan masyarakat Desa Paok Motong, dengan mencakup bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, pencegahan pernikahan usia anak, pencegahan perundungan, serta penguatan UMKM melalui pemanfaatan media digital.
Selain pemaparan program kerja, salah satu momen yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah penayangan video profil Desa Paok Motong. Video tersebut menampilkan gambaran desa secara lebih dekat, mulai dari kondisi wilayah, aktivitas masyarakat, potensi desa, hingga berbagai sisi kehidupan yang menjadi identitas Desa Paok Motong.
Penayangan video profil di hadapan pemerintah desa, perangkat RT dan RW, serta masyarakat menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi desa melalui media visual yang lebih komunikatif. Kehadiran video tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu media dokumentasi yang dapat dimanfaatkan pemerintah desa untuk memperkenalkan Desa Paok Motong kepada masyarakat yang lebih luas.
Kegiatan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh antusiasme. Masyarakat serta perangkat desa dapat melihat kembali berbagai kegiatan yang telah dilakukan mahasiswa selama menjalankan pengabdian. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menerima apresiasi, masukan, sekaligus refleksi atas proses kolaborasi yang telah dibangun bersama masyarakat.
Lebih dari sekadar agenda akhir pelaksanaan program, pemaparan hasil KKN menjadi bentuk nyata bahwa setiap program yang dijalankan memiliki proses, capaian, dan cerita yang lahir dari kolaborasi bersama masyarakat. Sementara itu, video profil menjadi salah satu karya yang diharapkan dapat terus memberikan manfaat setelah masa KKN berakhir.
Melalui kegiatan tersebut, KKN Kolaboratif Rinjani Tahun 2026 tidak hanya meninggalkan rangkaian program, tetapi juga sebuah dokumentasi yang merekam potensi dan cerita Desa Paok Motong. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai inisiatif positif demi mendukung pengembangan desa yang berkelanjutan.
Dari pengabdian lahir pengalaman, dari kolaborasi lahir karya, dan dari karya lahir cerita yang dapat terus dikenang.