Pada tanggal 01/02/2025 mahasiswa KKN Kolaboratif melaksanakan program Sosialisasi Digital dan Pelatihan UMKM di Desa Paokmotong, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk memberdayakan pelaku usaha kecil dan menengah agar lebih siap menghadapi era digital. Program ini hadir sebagai jawaban atas tantangan yang dihadapi UMKM desa, seperti keterbatasan akses teknologi dan pengetahuan pemasaran online. Salah satu perubahan terbesar adalah hadirnya digitalisasi dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menyadari hal ini, kami dari KKN Kolaboratif telah mengambil langkah inovatif untuk mempersiapkan masyarakatnya menghadapi tantangan sekaligus peluang baru melalui kegiatan Sosialisasi Digital Marketing dan Pelatihan UMKM. Acara ini bukan hanya sekadar agenda formal, tetapi menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Paokmotong untuk memperluas wawasan mereka tentang teknologi dan cara penggunaannya dalam mengembangkan usaha. Dengan menggandeng Bank BRI, Pegadaian, dan Telkomsel sebagai pemateri, kegiatan ini khusus untuk menjawab kebutuhan pelaku UMKM desa dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Desa Paokmotong selama ini dikenal memiliki beragam potensi ekonomi lokal yang sangat menjanjikan. Mulai dari hasil pertanian yang melimpah, kerajinan tangan bernilai seni tinggi, hingga produksi makanan. Namun, potensi ini sering kali terkendala oleh keterbatasan akses pasar dan minimnya pengetahuan tentang strategi pemasaran modern. Banyak pelaku UMKM yang masih mengandalkan cara-cara konvensional untuk memasarkan produk mereka, sehingga sulit untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.
Melalui sosialisasi dan pelatihan ini, masyarakat Desa Paokmotong diajak untuk melihat bahwa dunia digital bukanlah sesuatu yang rumit atau sulit dipahami. Sebaliknya, teknologi digital adalah alat yang dapat menjadi solusi dari berbagai hambatan yang selama ini mereka hadapi. Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan cara memanfaatkan media sosial, seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp, untuk mempromosikan produk mereka dengan lebih efektif dan aplikasi Canva untuk memudahkan para pelaku usaha untuk mendesain. Mereka juga belajar tentang pentingnya konten kreatif, bagaimana membuat foto produk yang menarik, hingga strategi komunikasi yang mampu menarik perhatian calon pembeli.
Salah satu hal yang ditekankan dalam pelatihan ini adalah bagaimana UMKM dapat membangun branding yang kuat untuk produk mereka. Branding adalah identitas yang membedakan satu produk dengan produk lainnya. Dengan branding yang baik, produk lokal Desa Paokmotong dapat lebih mudah dikenali dan dipercaya oleh konsumen. Dalam pelatihan ini, para peserta juga diajarkan untuk menggunakan platform e-commerce sebagai jembatan antara mereka dan pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Tidak hanya itu, acara ini juga menjadi ajang untuk saling berbagi pengalaman dan cerita sukses dari pelaku UMKM lain yang telah berhasil memanfaatkan teknologi digital.
Kepala Desa Paokmotong dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah desa untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Ia percaya bahwa dengan ilmu yang didapatkan dari pelatihan ini, pelaku UMKM desa akan mampu meningkatkan kualitas produk dan memperluas jangkauan pasar mereka. Lebih dari itu, ia berharap kegiatan ini dapat memupuk semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda desa, sehingga mereka dapat ikut serta membangun ekonomi lokal yang lebih kuat.
Pemaparan Materi oleh Tim BRI KC Selong
Materi yang disampaikan oleh Tim BRI KC Selong berjudul "Akses Permodalan UMKM, Kredit Usaha Rakyat KUR BRI 2025" yang diawali dengan pengenalan tentang Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program ini dirancang khusus oleh BRI untuk memberikan pinjaman kepada pelaku UMKM dengan bunga rendah dan proses yang lebih mudah. Melalui KUR, pelaku usaha dapat memperoleh modal untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jaringan usaha, dan menciptakan inovasi baru yang lebih kompetitif. Tim BRI menjelaskan bahwa salah satu keunggulan KUR adalah aksesibilitasnya. Pinjaman ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan usaha, mulai dari pembelian bahan baku, peralatan usaha, hingga pengembangan operasional bisnis. Peserta juga diberikan informasi terkait plafon kredit, suku bunga yang berlaku, serta langkah-langkah pengajuan KUR secara langsung.
Pemaparan Materi dari Tim Telkomsel
Tim Telkomsel membawakan materi dengan judul "Digital Marketing". Materi ini dimulai dengan pengenalan dasar mengenai digital marketing dan bagaimana peranannya telah mengubah lanskap bisnis modern. Tim Telkomsel menjelaskan bahwa digital marketing adalah strategi pemasaran yang menggunakan platform digital seperti media sosial, website, email, dan aplikasi e-commerce untuk menjangkau pelanggan secara lebih luas, cepat, dan efisien.
Pemaparan Materi dari Tim Pegadaian
Tim Pegadaian membawakan materi dengan judul "Sharing Investasi Emas bersama Pegadaian". Dalam paparannya, tim Pegadaian menjelaskan bahwa investasi emas tidak hanya sekadar membeli perhiasan, tetapi juga dapat dilakukan melalui produk-produk inovatif seperti tabungan emas atau pembelian emas batangan secara cicilan. Hal ini memungkinkan masyarakat dengan berbagai tingkat pendapatan untuk mulai berinvestasi sesuai kemampuan mereka.
Acara ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada praktik langsung. Peserta diajak untuk membuat akun media sosial bisnis, mempraktikkan cara mengambil foto produk yang menarik, dan bahkan belajar bagaimana menganalisis data konsumen untuk meningkatkan strategi pemasaran. Pendekatan yang interaktif dan aplikatif ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada peserta, sehingga ilmu yang mereka dapatkan dapat langsung diterapkan dalam usaha mereka sehari-hari.
Acara sosialisasi dan pelatihan ini hanyalah langkah awal. Ke depannya, kami KKN Kolaboratif Paokmotong berharap dapat terus memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM agar mereka tidak hanya mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, tetapi juga dapat menjadi pelaku utama dalam mendorong kemajuan ekonomi desa. Pemerintah desa Paokmotong juga berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya pengembangan UMKM, baik melalui program pelatihan lanjutan, penyediaan fasilitas pendukung, maupun pembukaan akses ke pasar yang lebih luas.

Dengan adanya kegiatan ini, Desa Paokmotong membuktikan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari hal-hal kecil. Melalui semangat belajar, kerja keras, dan kolaborasi, masyarakat desa mampu menjawab tantangan zaman dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah. Sosialisasi Digital Marketing dan Pelatihan UMKM ini adalah bukti nyata bahwa teknologi dapat menjadi sahabat terbaik bagi siapa saja yang ingin berkembang.