
Dusun Malang Timur, Desa Paokmotong — Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram (UNRAM) 2025–2026 melaksanakan pendataan UMKM kerupuk beras di Dusun Malang Timur sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi warga, memperbarui basis data usaha desa, dan mendorong promosi produk lokal agar semakin dikenal luas.
Pendataan ini menjadi kegiatan penting karena banyak usaha rumahan berkembang secara organik dari generasi ke generasi. Tanpa data yang rapi, potensi besar seperti kerupuk beras sering kali sulit mendapatkan dukungan program pembinaan, promosi, atau pengembangan yang tepat sasaran. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN PMD hadir sebagai mitra desa untuk memastikan informasi UMKM tersusun rapi, mudah diakses, dan dapat dimanfaatkan untuk perencanaan pembangunan ekonomi desa.
Pendataan UMKM bukan sekadar mendata nama pemilik usaha. Data yang lengkap dan akurat membantu desa dan pelaku usaha untuk melihat gambaran nyata kondisi UMKM di lapangan. Berikut beberapa manfaat utama pendataan UMKM kerupuk beras di Dusun Malang Timur:
Memetakan potensi ekonomi dusun
Desa dapat mengetahui jumlah pelaku usaha, sebaran lokasi, serta potensi produksi kerupuk beras.
Informasi ini membantu menentukan prioritas pengembangan ekonomi lokal.
Mempermudah pembinaan dan pendampingan
Data yang jelas membantu penyusunan pelatihan yang relevan, misalnya pengemasan, manajemen usaha, kebersihan produksi, hingga pemasaran digital.
Mendukung promosi dan pemasaran produk lokal
Dengan data yang rapi, desa dapat membuat katalog UMKM, promosi melalui website desa, media sosial, atau kegiatan bazar.
Menjadi dasar pengembangan program desa
Data UMKM dapat digunakan sebagai dasar perencanaan program penguatan ekonomi, termasuk kolaborasi dengan pihak terkait.
Untuk memastikan data benar-benar sesuai kondisi nyata, mahasiswa KKN PMD melakukan pendataan dengan metode kunjungan langsung (door-to-door) ke lokasi usaha. Metode ini dipilih agar informasi yang dikumpulkan tidak hanya berdasarkan perkiraan, melainkan hasil verifikasi di lapangan bersama pemilik usaha.
Dalam pendataan UMKM kerupuk beras, mahasiswa KKN PMD mengumpulkan informasi utama berikut:
Profil usaha: nama usaha (bila ada), nama pemilik, riwayat singkat usaha
Jenis produk: variasi kerupuk beras yang diproduksi (rasa/ukuran/jenis kemasan)
Kapasitas produksi: volume produksi harian/mingguan (sesuai keterangan pemilik)
Status usaha: aktif, musiman, atau sedang terkendala
Alamat tempat produksi: titik lokasi produksi untuk pemetaan
Jam operasional/produksi: perkiraan waktu produksi dan layanan
Kontak pemilik: nomor yang dapat dihubungi untuk koordinasi lanjutan
Dengan format pendataan yang seragam, hasil data menjadi lebih mudah diolah dan dibandingkan dari waktu ke waktu.
Setelah proses pendataan, informasi UMKM kerupuk beras diinput ke Sistem Informasi Desa (SID) agar menjadi basis data resmi desa. Integrasi ini penting untuk mendukung digitalisasi administrasi dan layanan informasi desa, sekaligus memperkuat transparansi dan kerapian data potensi ekonomi.
Melalui SID, desa dapat:
Menyimpan data UMKM secara terstruktur dan mudah diperbarui
Menyusun daftar UMKM berdasarkan dusun/jenis usaha
Membuat bahan promosi (katalog UMKM) lebih cepat dan konsisten
Memudahkan koordinasi program pembinaan, pelatihan, dan promosi
Kerupuk beras merupakan salah satu produk yang dekat dengan keseharian masyarakat. Selain menjadi pelengkap makanan, produk ini juga berpotensi menjadi ikon kuliner lokal bila dikelola dan dipromosikan dengan baik.
Agar kerupuk beras Dusun Malang Timur semakin berkembang, berikut beberapa peluang penguatan yang dapat dilakukan bersama:
Konsumen cenderung kembali membeli produk yang konsisten. Standar sederhana seperti takaran, ketebalan, lama pengeringan, hingga cara penyimpanan dapat membantu menjaga kualitas.
Kemasan yang rapi meningkatkan kepercayaan pembeli dan membuat produk lebih mudah masuk ke toko atau dititipkan di lokasi strategis. Label dapat mencantumkan:
Nama produk/brand
Berat bersih
Komposisi singkat
Kontak produsen
Tanggal produksi/kedaluwarsa
Beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan:
Foto produk dengan pencahayaan terang
Buat daftar harga dan varian yang jelas
Gunakan WhatsApp Business untuk katalog
Promosi rutin di media sosial desa (Facebook/Instagram)
Ikut kegiatan bazar atau event kuliner lokal
Bila UMKM siap berkembang lebih luas, desa dapat mendorong pendampingan bertahap terkait legalitas yang relevan untuk produk pangan olahan rumahan. Langkah ini membantu memperluas pasar dan meningkatkan kepercayaan konsumen.
Kegiatan pendataan UMKM kerupuk beras di Dusun Malang Timur diharapkan membawa dampak positif, antara lain:
Data UMKM lebih akurat dan mudah diperbarui setiap tahun
Program pembinaan menjadi lebih tepat sasaran
Produk kerupuk beras lebih mudah dipromosikan sebagai unggulan lokal
Pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan akses pasar dan jejaring
Ekonomi warga meningkat melalui penguatan usaha rumahan











































