Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram mengunjungi usaha UMKM keripik milik Ibu Nanis Wati yang berlokasi di Desa Paokmotong. Kunjungan ini bertujuan untuk menelusuri lebih jauh seperti apa usaha yang sudah berjalan sejak tahun 2019 ini, serta untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas bahwa di Desa Paokmotong terdapat berbagai usaha UMKM unggulan, salah satunya, yaitu Bale Keripik.

Bale Keripik, nama usaha yang dikelola oleh Ibu Nanis, berawal dari ide sederhana untuk membuat keripik pisang yang kemudian terus berkembang dengan memproduksi berbagai jenis keripik lainnya seperti talas, sukun, singkong, dan ubi. Proses pembuatannya masih sederhana tanpa menggunakan mesin modern, semua bahan baku dipilih dengan cermat, dan setiap tahap pembuatan, mulai dari pengirisan hingga penggorengan, dilakukan secara manual. Walau demikian, produksi keripik bisa terus berjalan dengan kualitas yang tetap terjaga.

Ibu Nanis mengambil bahan dari berbagai daerah di Pulau Lombok agar produksi bisa tetap terus berjalan, walaupun tetap saja usaha ini tidak selalu bisa memproduksi semua jenis produk karena persediaan bahan yang bergantung pada musim. Meski demikian, Ketika bahan cukup sulit didapatkan, Ibu Nanis tetap menjaga harga produknya agar tetap terjangkau, dengan rata-rata Rp15.000 per bungkus.
Produk dipasarkan melalui Facebook dan WhatsApp, serta didistribusikan ke berbagai tempat seperti lesehan untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. Seiring waktu, semakin banyak reseller tertarik menjual Bale Keripik, bahkan pesanan mulai berdatangan dari luar Pulau Lombok. Meski begitu, usaha ini masih membutuhkan strategi promosi dan branding agar dapat meraih pasar yang lebih luas.
"Saya berharap Bale Keripik bisa semakin dikenal luas dan semoga usaha ini terus berkembang sehingga bisa membuka peluang lebih besar bagi UMKM lokal," ujar Ibu Nanis Wati. Untuk mencapai harapan tersebut, Mahasiswa KKN Universitas Mataram mengambil peran dalam membantu memperkenalkan produk melalui media sosial seperti Instagram dan melalui artikel ini, agar semakin banyak orang yang mengetahui keberadaan Bale Keripik dan tertarik untuk mencoba.